Labuan Bajo si Kota Pelabuhan

“Mbak, ojek, mbak? Ayo saya antar,” seru si bapak A. “Pakai mobil saya saja, mbak. Murah kok,” ujar si bapak B tak mau kalah. “Sama saya saja, mbak. Nanti saya antar ke penginapan,” kata si bapak C. Duh, berada di luar Bandar Udara Komodo ini saya serasa menjadi artis. Bukan diserbu oleh wartawan, melainkan tukang ojek!

Bandar Udara Komodo? Ya, saya baru saja mendarat di Labuan Bajo, kota penyeberangan terdekat menuju tujuan utama, yaitu kawasan TN Komodo. Oya, catatan untuk yang melakukan penerbangan dari Denpasar menuju Labuan Bajo : JANGAN TIDUR! Selama penerbangan kita akan disuguhi aerial view deretan Gili di Lombok dan pulau-pulau kecil di Sumbawa, serta landscape Pulau Sumbawa yang berbukit-bukit dan berwarna kuning keemasan. Bahkan saat mendekati Labuan Bajo, kepulauan TN Komodo beserta perairannya yang biru menggoda dapat kita lihat dari dalam pesawat. Cantik!

Aerial view Kepulauan Komodo

Akhirnya saya memilih ojek untuk mengantarkan kami ke pelabuhan dengan biaya Rp. 10.000. Bandar Udara Komodo Labuan Bajo hanya berjarak 2 km dari pusat kotanya. Pusat kota dan pusat keramaiannya berada di sekitar pelabuhan, dimana banyak terdapat hotel, losmen, restaurant, café, persewaan alat snorkel, serta deretan travel agent dan dive centre. Jadi, untuk mencari kapal ke Pulau Komodo, kita dapat mencari on the spot di Labuan Bajo, karena banyak sekali tour agent yang menawarkan paket untuk menuju ke sana. Ada yang day trip, ada pula yang live on board.

Selain diserbu oleh para abang ojek, kami juga ‘diserbu’ oleh panasnya udara Labuan Bajo. Kontur alam Labuan Bajo berupa perbukitan yang gersang dan berdebu, dengan pepohonan meranggas dimana-mana. Mataharinya sangat terik dan terasa sekali memanggang kulit. Fanas, meenn!

Keadaan alam di Labuan Bajo. Gersang gilak!

Keadaan alam di Labuan Bajo. Gersang gilak!

Siang hari di Labuan Bajo

Ada 2 dermaga pelabuhan di Labuan Bajo, yaitu dermaga kapal-kapal yang menuju TNKomodo, serta dermaga ferry ASDP. Tour menuju TN Komodo yang diadakan oleh travel agent biasanya ber-sistem sharing cost bersama peserta lain, atau menyewa kapal sendiri di pelabuhan dengan menawar langsung pada pemiliknya. Di dermaga, banyak kapal menuju Pulau Komodo yang bersandar. Mulai dari yang besar hingga yang kecil, yang murah hingga yang mahal, semua ada. Setelah bertanya sana-sini, ternyata standard harga sewa kapal itu sekitar 2 – 2.5 jt untuk 2 hari. Kapal bisa memuat 5 – 7 orang penumpang. Itu kapal standard yang tanpa kabin lho ya. Kalo yang pake kabin, apalagi ber-AC dan berkapasitas banyak, tentu harus merogoh kocek lebih dalam.

Dermaga kapal yang menuju ke Pulau Komodo

View sunset dari dermaga pelabuhan

Berada 2 hari di kota pelabuhan yang terletak di ujung barat Pulau Flores ini, membuat saya berkenalan dengan banyak orang. Mulai dari tukang ojek, anak buah kapal, bapak tour agent, bule backpacker dari Polandia, serta beberapa teman backpacker dari beberapa daerah di Indonesia. Karena pusat kotanya yang kecil, di sana ya ketemunya elu lagi elu lagi.

Oya, kegiatan di Labuan Bajo yang jangan sampai dilewatkan adalah bergaul di pasar rakyatnya dan makan seafood kaki lima di pinggir laut. Rasanya lumayan, dan yang penting, murah! Jangan lupa juga untuk naik ke atas bukit di Labuan Bajo, karena dari situ kita dapat melihat pemandangan keseluruhan pelabuhan dan indahnya matahari tenggelam.

Pasar yang menjual banyak makanan murah meriah

Pasar yang menjual banyak makanan murah meriah

View pelabuhan dari atas bukit

View sunset dari atas bukit

Overall, Labuan Bajo adalah kota yang cukup ramah. ‘Gerbang’ menuju Taman Nasional Komodo ini sedang membenahi diri agar menjadi tempat yang lebih nyaman lagi untuk para wisatawan. Dapat dilihat dari beberapa pembangunan jalan yang saat itu sedang dilaksanakan. Penduduknya pun sudah terbiasa akan wisatawan. Bahkan anak kecil sekalipun mengkomersilkan diri mereka dengan meminta duit saat saya ajak foto bersama!

Dimintain duit sama kedua anak ini -___-

Dimintain duit sama kedua anak ini :))

Yuk ikut trip ke TN Komodo bareng Berangan Trip! Cek detailnya di http://wp.me/p3FEJm-1L

Baca juga :

About these ads

4 thoughts on “Labuan Bajo si Kota Pelabuhan

  1. Menarik skali tulisannya mbak..
    Saya dan teman saya berencana ke pulau komodo juga,,tapi belum tahu sih biaya kesana dari labuan bajo nya..dari tulisan diatas mba jelasin harus nyewa kapal yang memakan biaya sampai 2juta..wow banget buat seorang backpacker..
    Mbak kmaren untuk sampai di komodo biayanya berapa dan untuk penginapan gimana mbak?
    Mohon share pengalamannya..hehehe..
    Terima kasih^^

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s