Bermalam di Bandara LCCT Kuala Lumpur

Lanjutan dari postingan Kuala Lumpur Heritage ArchitecTour

Dari Dataran Merdeka, kami kembali ke sekitar stasiun Masjid Jamek untuk makan malam. Saat malam hari, di sekitar stasiun ini ternyata banyak didirikan kios yang menjual pakaian dan aksesoris murah. Di sana saya sempat mencoba murtabak ayam, semacam martabak yang dimakan dengan kuah kari.

Setelah itu kami kembali ke KL Sentral, mengambil barang bawaan yang dititipkan di locker coin, kemudian naik bus terakhir menuju LCCT. Bus dari KL Sentral menuju LCCT ada tiap setengah jam, dengan jadwal paling pagi adalah pukul 03.00, dan jadwal paling malam adalah pukul 22.30. Malam itu kami sengaja langsung menuju LCCT karena esok harinya kami mengambil penerbangan pagi untuk kembali ke Surabaya. Jadilah malam itu kami menginap di LCCT.

Sesampainya di LCCT, ternyata bandara itu masih ramai sekali meskipun waktu sudah menunjukkan pukul 23.30 malam. LCCT yang sering digunakan sebagai tempat transit, sering juga digunakan sebagai tempat menginap bagi para budget traveler yang tidak rela uangnya terbuang demi menginap di sebuah hostel. Para penumpang yang mengambil penerbangan pagi seperti kami pun, lebih memilih untuk menginap di LCCT daripada tertinggal pesawat. Lagipula belum sah menjadi seorang backpacker kalau belum pernah menginap di bandara #halah.

LCCT yang masih ramai saat dini hari

Salah satu sudut LCCT

Saat itu saya, Heny, Arum, dan Ajeng memilih tidur di mushola cewek yang terletak di depan Starbucks. Tidak usah khawatir diusir, karena mushola ini pun penuh dengan para pelancong yang sedang beristirahat. Saat pasangan Indra dan Susi datang, kami akhirnya pindah ke McD. Hampir semua cafe dan tempat makan di LCCT ini buka 24 jam. Beli saja segelas minuman, sudah bisa dipakai sebagai modal untuk tidur di cafe itu selama beberapa jam. Di McD saja banyak sekali pengunjung yang tertidur di meja dan tidak ditegur oleh para pelayan.

Menginap di LCCT ini menjadi pengalaman pertama saya menginap di bandara. Dengan ini saya merasa poin saya bertambah sebagai seorang backpacker. Hahahah…

Pukul 05.00 kami menuju ke counter check-in, boarding, kemudian pesawat kami lepas landas pada pukul 06.45, kembali ke Surabaya. I love to travel around, but it’s always nice to be back home…

Baca juga :

About these ads

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s