Kasembon Rafting

Minggu, 11 September 2011…

Perjalanan kali ini lagi-lagi bersama kawan-kawan SMA, yaitu Chuz, Ajeng, Arum, dan Indra. Chuz sebagai penggagas juga membawa serta teman-teman umrohnya, yaitu Inggi dan mas Angga. Teman umrohnya ini pun membawa teman-temannya yang salah satunya ternyata mantan teman sekantor saya dulu, Desi. Yah, teman-ception gitu deh ceritanya. Jadi lah total rombongannya sejumlah 12 orang. Sik asik rameee!! Perjalanan ini bener-bener mendadak. Yah, buat kami, yang mendadak itu yang biasanya berakhir dengan indah…*cieehh*

Kasembon Rafting terletak di desa Bayem, kecamatan Kasembon, Kabupaten Malang. Rute yang kami lewati dari Surabaya adalah Krian – Mojokerto – Mojoagung – Ngoro (Jombang) – Kandangan – base camp Kasembon Rafting. Perjalanan yang kami tempuh sekitar 2 jam. Tidak sulit kok mencari lokasi basecampnya, karena sudah ada papan petunjuk di pinggir jalan.

peta lokasi Kasembon. Sumber : raftingkasembon.com

Sesampainya di basecamp Kasembon Rafting, kami disuguhi welcome drink berupa teh botol s**** (dilarang sebut merk). Yah lumayan lah dapet yang seger-seger…

Basecamp

Sambil menunggu peralatan kami disiapkan, foto-foto dan leyeh-leyeh dulu lah ya… Barang bawaan kami dititipkan di loker yang ada di basecamp. Sayangnya kamera tidak boleh dibawa saat ber-arung jeram, karena pihak Kasembon sudah menyediakan fasilitas guide yang bertugas untuk memfoto kita sewaktu-waktu saat di sungai nanti. Sayangnya untuk meng-copy file fotonya harus bayar agak mahal. Huh… Setelah berganti baju, kami memakai perlengkapan yg telah disediakan, yaitu helm, life jacket, dan dayung. Oya, buat cewek-cewek yang takut menghitam, jangan lupa pake sunblock ya, panas soalnya.

We’re ready!!

Seusai bersiap-siap dan berfoto narsis, kami dipandu oleh guide, berjalan menuju briefing point, yaitu sebuah pos tempat untuk melakukan briefing kepada peserta rafting sebelum berangkat. Pos ini terletak di belakang bangunan basecamp, berjarak tidak sampai 100 m.

Jalan menuju pos briefing

Di pos tersebut, kami diberi briefing tentang bagaimana memegang dayung yg baik, bagaimana posisi di atas kapal nantinya, apa yg harus dilakukan ketika ada jeram, istilah-istilah dalam arung jeram, dan sebagainya. Karena ini pengalaman kedua saya rafting, jadi ya sudah apal lah ya sama apa yang di-briefing-kan *sok*. Briefing berjalan sekitar 10 menit. Setelah itu kami segera berjalan menuju starting point yg jaraknya tidak jauh dari briefing point.

Jalan menuju starting point

Starting point

Di sini kami dibagi dalam 3 perahu. Satu perahu memuat 5 orang, termasuk seorang guide dalam tiap perahu. Saat itu saya kebagian satu perahu dengan Chuz, Ajeng dan mas Angga. Berhubung saya dan Ajeng agak gocik, jadi lah Chuz dan mas Angga yang harus duduk di perahu bagian depan. Haha. Sedangkan mas guide kami duduk di perahu bagian belakang.

Turun..turun ke sungai…

Ready, set, go!!

Sungai yang digunakan Kasembon Rafting ini adalah sungai Sumberdandang dengan panjang jalur 7,5 km yang dapat ditempuh sekitar 2 jam. Jalur Kasembon Rafting ini melewati desa Bayem – Bejirejo – Sepudak dan berakhir di desa Mangir yang masih berada dalam wilayah kecamatan Kasembon. Di awal perjalanan, tau-tau kami sudah ketemu jeram yang lumayan tinggi. Jeram di sini tingginya sekitar 2-3 m. Lumayan buat bikin mental dan sakit punggung. Manteb lah! Agak shock juga sih ngerasain tinggi jeramnya. Hiks.

Di beberapa spot, kami disuruh melambaikan tangan ke kamera. Yah, maksudnya disuruh narsis gitu… Di salah satu spot, perahu kami sempat dibalikkan oleh si guide. Iseng banget sih, mas…

Chuz, mas Angga, me, Ajeng and the guide

Selama perjalanan, kami disuguhi pemandangan sawah-sawah dan pedesaan. Saat melewati pedesaan dengan rumah penduduk di pinggir sungai, tak jarang kami diteriaki bahkan disiram-siram air oleh anak-anak kecil yang sedang bermain di sungai. Sial…

Agar perjalanan semakin seru, kami adu balap perahu. Paling asik kalo sedang berada di posisi depan, jurus cipratan dayung kami luncurkan ke perahu-perahu yang ada di belakang. Muahahaha…

Melewati setengah perjalanan, kami berhenti di rest area untuk istirahat sejenak. Minum wedang jahe dan teh panas, serta makan pisang goreng, sambil duduk di atas balai-balai dan memandang hamparan sawah. Ohh..life…

At rest area

Perjalanan berlanjut lagi…

Setelah rest area, ternyata jeramnya makin parah. Bebatuan di sepanjang sungai juga semakin banyak. Asiikk!! Yang terparah adalah jeram yang terakhir sebelum finish point. Entah berapa tinggi jeram itu. Untung saja kami gak ada yang mental dari dalam perahu.

boom..boom..boom!!

Tidak terasa 7,5 km telah terlewati. Kami tiba di finish point. Yah, sebentar yah.. 2 jam itu berasa kurang kalo udah ngerasain asiknya rafting.

Ajeng & Chuz at finish point

 

Yeaaahhh…Kasembon rafting sudah tertaklukkan!!

Dari finish point, kami harus naik semacam pickup untuk kembali ke basecamp. Jalan yang kami lalui berupa area persawahan dan rumah-rumah penduduk sekitar.

Naik pickup kembali ke basecamp

Jalan kembali ke basecamp

Sesampainya di basecamp, kami mandi, berganti baju, lalu makaaann!! Makanan tentu saja sudah disediakan oleh pihak Kasembon karena termasuk dalam paket. Menunya berupa menu kesukaan saya : urap-urap, lodeh, ikan, sambal terong, dan masih banyak lagi.

 

Hokeh, hari yang melelahkan dan menyenangkan ini pun berakhir. Siap-siap gak bisa bangun besok karena sakit pinggang dan punggung akibat terpental-pental di perahu. Hihi. (Kenyataannya memang besoknya saya gak masuk kerja gara-gara gak kuat bangun. Eughh…)

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s