Bermimpi Lewat Tulisan

Beberapa orang bilang, kalau punya impian sebaiknya dituangkan dalam bentuk tulisan. Entah tulisan dalam buku diary, pada sebuah kertas yang ditempel di dinding kamar, atau blog. Kenapa tulisan? Simply, agar bisa kita baca berulang kali dan termotivasi untuk mewujudkannya. Serta bisa dibaca oleh banyak orang, sehingga orang lain yang membacanya bisa ikut meng-amin-kan impian kita :)

Keajaiban bermimpi lewat tulisan pertama kali saya sadari saat membaca ulang buku diary saat Sekolah Dasar. Di situ saya tulis bahwa cita-cita saat sudah besar nanti adalah menjadi Arsitek. Dreams do come true. Tahun 2006, saya diterima menjadi mahasiswi ITS jurusan Arsitektur. Tahun 2010, saya lulus dan diterima bekerja di sebuah konsultan Arsitektur. Ya, saya Arsitek.

img209

Buku diary jaman SD :))

Pertengahan tahun 2012, saya mulai jenuh dengan pekerjaan dan rutinitas. Rasanya butuh hal baru untuk dikerjakan. Kembali saya bermimpi lewat tulisan What’s Your Dream?. Di situ saya tulis : ingin resign, lalu traveling 3 minggu, dan menjadi travelpreneur. Dreams do come true. Bos dan ortu mengizinkan saya untuk resign (meskipun dengan berat hati), dapat tiket pesawat super murah, dapat teman perjalanan yang bisa diculik selama 2 minggu, dan akhirnya bisa bertemu si Komo. Hehe.

Sepulang traveling, saya kembali menjadi jobseeker. Apply sana-sini, wawancara sana-sini. Tapi, saya justru diterima oleh perusahaan yang kurang sreg di hati, dan ditolak perusahaan yang ingin saya masuki. Saya lelah mencari. Kembali saya gali impian lama, be a travelpreneur. Saya suka traveling, lalu kenapa tidak menjadikannya sebagai penghasilan? Dan inilah saya sekarang, travel planner di Berangan Trip Organizer yang saya bangun bersama beberapa teman. Menjadikan hobi sebagai pekerjaan itu tidak akan terasa seperti kerja lho, karena kita akan melakukannya dengan senang hati :)

IMG_0983

Taman Nasional Komodo

Tahun 2013 ini saya punya destinasi impian, yaitu Maluku. Kepulauan rempah-rempah ini entah mengapa begitu menarik hati saya untuk datang berkunjung. Kebetulan Kompasiana mengadakan lomba tulis yang berhadiah tiket Garuda Indonesia ke semua rute domestik sesuka kita. Enggak ada salahnya buat nyoba, karena kalau menang, Maluku bukan hanya jadi impian. (hasil tulisannya bisa dibaca di Cita dan Cinta di Maluku)

Dreams do come true. Enggak, saya enggak menang lomba itu. Tapi ada seorang teman yang mengajak ke Maluku dan membuat jalan ke sana menjadi lebih mudah dan murah. Tanpa pikir panjang, saya iyakan tawarannya, dan akhirnya…impian ke Maluku terwujud di bulan Juni 2013. Ihiy! :D

IMG_1446

Seram Utara, Maluku Tengah

Terbukti kan kalau bermimpi itu bisa lewat tulisan? Alirkan saja impianmu lewat tulisan. Tuliskan dengan baik, siapa tau orang yang membacanya ikut mendoakan, dan Tuhan pun ikut merestui. “Tuliskan” juga di otak dan di hati, serta diiringi niat dan usaha, niscaya akan jadi awal dari kesuksesan impianmu.

Well, saya harus kembali menuliskan impian-impian terbaru saya. Yang jelas, saya ingin kembali ke Maluku! I left my heart there, and hope will come back soon. Masih ada Kepulauan Kei, Banda Neira, Morotai, Halmahera, Ternate, dan masih banyak lagi yang menunggu dijelajahi di Maluku. Lalu ke Papua dan Sumatera, karena itu dua pulau besar di Indonesia yang sama sekali belum pernah saya datangi. Intinya, semoga selalu diberi kesehatan, kesempatan, dan rezeki untuk menjelajahi Indonesia dan dunia.

Berikutnya, ingin jadi travel writer! Gak muluk-muluk sampai punya buku sih, karena nulis aja masih kacau balau. Paling enggak, tulisan-tulisan saya terpampang di media cetak dan dibaca lebih banyak orang. Hopefully. Lalu ingin punya project baru yang berhubungan dengan traveling, ingin belajar diving, dan ingin punya pasangan yang sama-sama doyan traveling (yang terakhir ini tolong di-amin-in paling kenceng ya, haha).

Dan apakah bermimpi lewat tulisan yang ini akan kembali terwujud? Mari dilihat beberapa bulan lagi ya. Semangat! :D

26 thoughts on “Bermimpi Lewat Tulisan

  1. Setuju bangeettt…tuangkan impian dalam tulisan, trus berusaha dan let’s God do the rest….keren yaaaa. Menurut saya tak ada yg kebetulan dalam hidup, dan beberapa kali saya membuktikanya juga….semamgaaat :)

    • Sudah baca blognya, dan kereen kak! Padahal baru beberapa hari yg lalu baca profile-nya kak Febi di Pradha Magazine. Hehe…
      Salam kenal ya, kak. Kampung halamannya bikin aku jatuh cinta ^^

  2. Thanks for sharing. Bener banget ya, do what you love and love what you do. Waduh aku pun memendam cita-cita seperti Intan. Semoga kelak bisa tercapai. ;)

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s